Wednesday, 23 July 2014

iPhone 6 Diproduksi dengan Bantuan Robot

VIVAnews - Ada kabar baru seputar perakitan iPhone 6. Kepala Eksekutif Perusahaan (CEO) Foxconn, Terry Gou, mengungkapkan proses perakitan iPhone terbaru itu bakal mempertimbangkan keterlibatan robot. 

Hal itu disampaikan Gou, belum lama ini pada pertemuan dengan para pemegang saham perusahaan. 

Melansir Mac Rumor, Senin 7 Juli 2014, robot perakit iPhone itu dinamai, 'Foxbot'. Disebutkan, masing-masing robot akan merakit rata-rata 30 ribu perangkat, dengan kisaran biaya yang dikeluarkan US$20 ribu-25 ribu setara Rp238-297 juta.  

Gou mengatakan, perakitan perangkat dengan tenaga robot ini sudah dalam proses uji coba final. Foxconn tak main-main, sebab perusahaan mitra pembuat perangkat Apple itu bakal menyiapkan 10 ribu robot dalam pabrik mereka.

Sebagai mitra utama Apple yang sudah cukup lama, Foxconn sebelumnya sudah mengungkapkan adopsi robot dalam memproduksi perangkat Apple. 

Pada 2011 silam, Foxconn sudah melontarkan rencana mengganti sebagian proses pengerjakaan produksi dengan menyiapkan satu juta robot. Saat itu, perusahaan belum memberikan gambaran detail, berapa pekerjaan yang dapat ditangani oleh robot. 

Sedangkan Apple juga sudah menyatakan komitmen akan meningkatkan teknologi rantai pasokan. Pada laporan tahunan perusahaan tahun lalu, perusahaan yang didirikan mendiang Steve Jobs itu mengungkapkan telah berinvestasi US$10,5 miliar atau Rp125 triliun, untuk peningkatan teknologi rantai pasokan. Salah satu bagian investasi itu mengarah pada penggunaan robot dalam perakitan. 

Apple terlihat konsisten dengan rencananya itu. Sebuah laporan pada awal tahun ini mencatat, perusahaan yang berbasis di Cupertino, California, AS itu akan mengalihkan produksi baterai iPhone secara otomatis. Pengalihan itu bertujuan menguntungkan pemasok, biaya yang dikeluarkan lebih efisien, tidak butuh tenaga manusia yang banyak. Tenaga robot juga bisa digunakan untuk produksi beberapa bagian. 

Foxconn saat ini tengah ngebut untuk mengejar tenggat rilis iPhone terbaru. Foxconn bahkan telah melibatkan 100 ribu pekerja baru untuk memeprkuat perakitan iPhone 6. Produksi perangkat baru dilaporkan siap untuk memenuhi jadwal rilis iPhone 6 pada September nanti. 

Jika rencana adopsi robot itu terwujud, berati Apple merupakan perusahaan pertama yang menggunakan layanan robot untuk membuat perangkat. (asp)

No comments: