Sunday, 27 July 2014

Dialog Ramadlan Bersama Cak Nur

Judul Buku: Dialog Ramadlan Bersama Cak Nur
Penulis: Nurcholish Majid
Editor: Ahmad Gaus A.F
Penerbit: Jakarta, Paramadina, 2000.

Nurcholish Madjid kembali membukukan pikiran-pikirannya. Membahas soal puasa hingga Idul Fitri. Marhaban Ya Ramadhan. Kalimat sambutan ini memang pantas disebut pada setiap kedatangan Ramadhan: bulan penuh berkah, rahmah, dan magfirah Allah. Karena penuh keistimewaan itulah, maka wajar bila soal Ramadhan tak luput dibahas oleh para cendekiawan Islam. Lihat, misalnya, karya Imam al-Ghazali, Ibnu Taimiyyah, Ibnu Qayyim al- Jauzi, Sayyid Quthb, dan Thabathabai.

Nurcholish Madjid tampaknya ingin mengikuti jejak mereka, dengan mengupas masalah-masalah yang berkaitan dengan Ramadhan. Tapi, ada pertanyaan yang harus dijawab: perlukah buku terbaru Nurcholish ini dibaca? Bukankah soal Ramadhan telah dikaji oleh banyak pemikir Islam? Adakah hal-hal baru dan istimewa dari buku pemilik Yayasan Waqaf Paramadina ini?

Karya Rektor Paramadina Mulya ini benar-benar berbeda dari karya para tokoh Islam pendahulunya dalam memaparkan makna dan hikmah peristiwa pada Ramadhan hingga Idul Fitri: nuzul al-Quran (turunnya Al-Quran), layl al-qadr (malam penentuan), dan zakat fitrah. Nurcholish tidak hanya memaknai dan memetik hikmah peristiwa itu dari satu aspek fikih (syariah Islam).

Ia juga meniliknya dari sisi pergumulan historis, penafsiran sosiologis, pengamatan antropologis, pergulatan filosofis, dan penghayatan tasawuf. Penjelasannya dipadu dari dua pisau analisis: ilmu pengetahuan klasik dan modern. Nurcholish mengupas peristiwa- peristiwa penting dalam sejarah Islam tersebut secara kronologis, sehingga tampak utuh dan saling terkait.

Semua kejadian itu tidak berdiri sendiri-sendiri. Bagi pemikir yang pernah dicalonkan sebagai Ketua Umum ICMI ini, kewajiban dan peristiwa keagamaan pada Ramadhan itu bisa dilihat sebagai satu kesatuan organik yang tidak boleh dipisah-pisahkan, dan merupakan rangkuman nilai-nilai Islam in a nutshell (dalam sebuah kapsul kecil).

Buku yang dibagi ke dalam lima bagian ini menjelaskan bahwa peristiwa awal pada Ramadhan dimulai dari kewajiban puasa, lalu Allah menurunkan kitab suci Al-Quran -sebagai petunjuk bagi orang- orang beriman- dan layl al-qadr -malam seribu bulan- dan diakhiri dengan kewajiban zakat fitrah. Puncaknya, orang-orang beriman yang telah memperbaiki tingkat ketakwaannya akan "kembali ke kesucian primordial" ('id al-fitr) dirinya.

Makna sosial-spiritual puasa Ramadhan dan Idul Fitri dapat dipahami dengan memandangnya sebagai simbolisme perjalanan melingkar hidup kerohanian manusia (halaman 134). Puasa adalah ibadah pribadi yang menjadi media penanaman tanggung jawab dan solidaritas sosial. Seorang beriman yang berpuasa dianjurkan memperbanyak membaca Al- Quran (tadarusan), beriktikaf di masjid untuk memperoleh layl al- qadr, dan membayar zakat fitrah untuk meringankan beban sesama manusia yang tidak mampu.

Nurcholish menegaskan, makna simbolisme selama puasa Ramadhan merupakan rasa rohani-sosial kepada sesama manusia dan kemanusiaan. Dan pada Idul Fitri -hari Lebaran untuk konteks Indonesia- umat Islam membangun tradisi mudik, maaf-memaafkan, dan halal-bi-halal untuk menyatukan silaturahmi dengan keluarga dan rekan sepergaulan. Idul Fitri memberikan bekal kerohanian baru kepada masyarakat Indonesia untuk menempuh hidup selama setahun mendatang.

Jadi, makna Idul Fitri harus ditangkap sebagai Hari Kemanusiaan Universal yang suci. Manusia adalah suci, dan harus berbuat suci kepada sesamanya (halaman 137). Nurcholish mengutip hadis Rasulullah. "Orang yang sayang kepada sesamanya akan disayang oleh Yang Maha Penyayang. Maka, sayangilah sesama di bumi, Dia yang di langit akan menyayangimu." (H.R. Tirmidzi dan Abu Daud). Secara keseluruhan, buku ini menyediakan menu sajian yang cukup beragam, kaya, dan menukik, yang berbeda dari buku-buku dengan tema serupa.


Sumber: http://tsarindanbukulangka.blogspot.com/2012/09/dialog-ramadlan-bersama-cak-nur.html

Friday, 25 July 2014

Renungkan!

Sewaktu Ditanya Apakah yang Paling Membingungkan di Dunia ini? 
Beliau menjawab : "Manusia", Karena dia "Mengorbankan Kesehatannya" hanya "Demi uang"; 
Lalu dia "Mengorbankan Uang"nya demi Kesehatan".
Lalu dia "Sangat Khawatir" dengan "Masa Depannya",sampai' dia "Tidak Menikmati Masa Kini"; 

Akhirnya dia "Tidak Hidup di Masa Depan atau pun di Masa Kini"; dia "Hidup Seakan-akan Tidak Akan Mati",lalu dia "Mati" tanpa "Benar-benar Menikmati" apa itu "Hidup".

Bersyukurlah apa yang selama ini kita dapati dankita nikmati. 
Karena kita tidak akan tahu, apa yang akan terjadihari esok.

Ketika lahir dua tangan kita kosong... ketika meninggal kedua tangan kita juga kosong...Waktu datang dan waktu pergi kita tidak membawa apa-apa... 

Jangan sombong karena kaya dan berkedudukan.. 
Jangan minder karena miskin dan hina... 
Bukankah kita semua hanyalah tamu dan semua milik kitahanyalah pinjaman... 

TETAPLAH RENDAH HATI seberapapun tinggi kedudukan kita... 

TETAPLAH PERCAYA DIRI seberapapun kekurangan kita...Karena kita hadir tidak membawa apa-apa dan kembali juga tidak membawa apa-apa...

Hanya pahala kebajikan atau dosa kejahatan yang dapat kita bawa.

Datang ditemani oleh Tangis.....Pergi juga ditemani oleh Tangis.....Maka dari itu TETAPLAH BERSYUKUR, dalam segalakeadaan apa pun, dan HIDUPLAH disaat yang benar-benar adadan nyata untuk kita, yaitu SAAT INI, bukan dari bayang-bayangMASA LALU maupun mencemaskan MASA DATANG yangbelum lagi tiba...

Wednesday, 23 July 2014

iPhone 6 Diproduksi dengan Bantuan Robot

VIVAnews - Ada kabar baru seputar perakitan iPhone 6. Kepala Eksekutif Perusahaan (CEO) Foxconn, Terry Gou, mengungkapkan proses perakitan iPhone terbaru itu bakal mempertimbangkan keterlibatan robot. 

Hal itu disampaikan Gou, belum lama ini pada pertemuan dengan para pemegang saham perusahaan. 

Melansir Mac Rumor, Senin 7 Juli 2014, robot perakit iPhone itu dinamai, 'Foxbot'. Disebutkan, masing-masing robot akan merakit rata-rata 30 ribu perangkat, dengan kisaran biaya yang dikeluarkan US$20 ribu-25 ribu setara Rp238-297 juta.  

Gou mengatakan, perakitan perangkat dengan tenaga robot ini sudah dalam proses uji coba final. Foxconn tak main-main, sebab perusahaan mitra pembuat perangkat Apple itu bakal menyiapkan 10 ribu robot dalam pabrik mereka.

Sebagai mitra utama Apple yang sudah cukup lama, Foxconn sebelumnya sudah mengungkapkan adopsi robot dalam memproduksi perangkat Apple. 

Pada 2011 silam, Foxconn sudah melontarkan rencana mengganti sebagian proses pengerjakaan produksi dengan menyiapkan satu juta robot. Saat itu, perusahaan belum memberikan gambaran detail, berapa pekerjaan yang dapat ditangani oleh robot. 

Sedangkan Apple juga sudah menyatakan komitmen akan meningkatkan teknologi rantai pasokan. Pada laporan tahunan perusahaan tahun lalu, perusahaan yang didirikan mendiang Steve Jobs itu mengungkapkan telah berinvestasi US$10,5 miliar atau Rp125 triliun, untuk peningkatan teknologi rantai pasokan. Salah satu bagian investasi itu mengarah pada penggunaan robot dalam perakitan. 

Apple terlihat konsisten dengan rencananya itu. Sebuah laporan pada awal tahun ini mencatat, perusahaan yang berbasis di Cupertino, California, AS itu akan mengalihkan produksi baterai iPhone secara otomatis. Pengalihan itu bertujuan menguntungkan pemasok, biaya yang dikeluarkan lebih efisien, tidak butuh tenaga manusia yang banyak. Tenaga robot juga bisa digunakan untuk produksi beberapa bagian. 

Foxconn saat ini tengah ngebut untuk mengejar tenggat rilis iPhone terbaru. Foxconn bahkan telah melibatkan 100 ribu pekerja baru untuk memeprkuat perakitan iPhone 6. Produksi perangkat baru dilaporkan siap untuk memenuhi jadwal rilis iPhone 6 pada September nanti. 

Jika rencana adopsi robot itu terwujud, berati Apple merupakan perusahaan pertama yang menggunakan layanan robot untuk membuat perangkat. (asp)

iPhone Dianggap Ancaman Bagi Keamanan Tiongkok

Tiongkok 'menekan' hampir semua perusahaan teknologi asal Amerika.

VIVAnews - iPhone merupakan primadona bagi penggila gadget dan selalu ditunggu kehadiran produk-produknya, namun ternyata hal itu tidak berlaku bagi Tiongkok. Negara itu mengatakan iPhone menjadi ancaman nasional bagi negaranya.

Media pemerintah Tiongkok, CCTV, dilansir Telegraph, Senin 14 Juli 2014, menyebutkan iPhone telah menjadi ancaman bagi keamanan nasional karena dapat merekam jejak lokasi penggunanya.

Dalam siarannya, CCTV mengatakan bahwa fitur yang ada di iPhone, yakni 'Frequent Locations', berpotensi digunakan untuk mengetahui informasi keberadaan seseorang dan seberapa sering mengunjungi tempat tersebut.

Salah seorang peneliti yang diwawancara oleh pihak CCTV mengungkapkan bahwa fitur itu berupa informasi data yang sangat sensitif dan bisa membocorkan situasi ekonomi Tiongkok, bahkan rahasia negara.

Apple sendiri menghadirkan fitur ini untuk mencatat waktu dan lokasi gerakan pemiliknya, mulai dari memberi informasi tempat yang baru dikunjungi atau seberapa sering pengguna mampir ke tempat itu. Data ini hanya disimpan di perangkat iPhone yang digunakan. Apple mengklaim tidak akan menarik informasi tersebut kecuali dapat persetujuan dari penggunanya sendiri.

Mengutip Wall Street Journal, Apple mengatakan data lokasi dienkripsi dan disimpan secara lokal pada perangkat, sehingga fungsi pelacakan dapat dinonaktifkan dalam pengaturan perangkat itu sendiri.

Apple mengatakan, fitur ini sebagai layanan pribadi seperti prediksi lalu lintas routing. Perusahaan besutan Steve Jobs ini belum menanggapi mengenai dugaan laporan dari media Tiongkok mengenai dugaan potensi dapat membocorkan rahasia negara.


Tiongkok Ngambek Pada Perusahaan IT Amerika
Kurang ramahnya negara Tiongkok ini berawal dari tahun lalu. Dipicu oleh laporan Edward Snowden yang mengatakan Badan Keamanan Nasional AS (NSA) sedang mengintai para pemimpin Tiongkok dengan meminta data perusahaan teknologi AS, termasuk iPhone.

Beberapa perusahaan teknologi asal AS mulai disikapi dingin oleh Tiongkok. Google misalnya, selama lebih dari sebulan jaringannya terganggu. Bahkan pemerintah pusat Tiongkong enggan menggunakan sistem operasi Microsoft Windows 8. Kini iPhone dianggap berpotensi bisa membocorkan rahasia negara tersebut.

Akhir-akhir ini pun pangsa pasar iPhone di Tiongkok tertinggal di belakang Samsung, Lenovo, Coolpad, Huawei, dan Xiaomi. Namun di kuartal kedua 2014, pendapatan iPhone di Tiongkok meningkat. Pengguna iPhone di negara tersebut diidentifikasi sebagai kalangan pejabat pemerintahan dan para eksekutif perusahaan.
 

Tim Prabowo-Hatta Akan Gunakan Kekuatan Parlemen

Jakarta - Capres Prabowo Subianto menolak pelaksanaan Pilpres 2014 lantaran, menurut Prabowo, banyak kecurangan yang terjadi di Pilpres. Tim Prabowo-Hatta Rajasa akan menempuh upaya untuk memperjuangkan aspirasinya, salah satunya dengan mendayagunakan kekuatan parlemen.

"Langkah politik kami akan gunakan semua instrumen politik, misalnya di dewan, jadi pendekatannya paralel," kata Juru Bicara Tim Prabowo-Hatta, Tantowi Yahya, di Rumah Polonia, Jl Cipinang-Cempedak, Jakarta Timur, Selasa (22/7/2014) malam.

Seperti diketahui, koalisi partai-partai pendukung Prabowo-Hatta di DPR juga telah memantapkan Koalisi Permanen. Disahkannya UU MD3 menjadi keberhasilan awal koalisi ini. Lalu apa langkah selanjutnya yang akan dilakukan koalisi ini?

"Terlalu jauh jika dikatakan kita akan menggunakan hak-hak yang akan melakukan impeachment. Nuansa kita nuansa persatuan," kata Tantowi meredam pertanyaan akankah langkah cukup 'keras' dilakukan koalisi di DPR.

Pendekatan paralel yang dimaksud Tantowi adalah upaya lewat lembaga Pemilu dan lembaga Hukum plus upaya lewat parlemen. Mereka akan berjuang terlebih dahulu di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Kemudian langkah selanjutnya yang mungkin ditempuh adalah mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Mereka begitu yakin bahwa terjadi banyak kecurangan di Pilpres kali ini karena mereka memegang data yang sahih.

"Jadi data kami sangat sahih, bukan kami arogan," kata Tantowi.

Sumber: http://news.detik.com/pemilu2014/read/2014/07/23/021338/2645330/1562/tim-prabowo-hatta-akan-gunakan-kekuatan-parlemen?993305